Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Selamat Datang di Situs Resmi Pon.Pes. Baitul Mustaqim Punggur, Lampung Tengah Situs Yang Membahas Seputar Pondok, dan Ilmu Agama Juga Informasi Penting Lainnya

Pengertian Thoharoh dan Serba Serbi di Dalamnya

 Baitulmustaqim.com - Pengertian Thoharoh dan Serba Serbi di Dalamnya - Semua amal ibadah syariat untuk mendapatkan keabsahannya diawali dengan Thoharoh. Namun sebernarnya apakah pengertian Thoharoh itu? Bagaimana cara berthoharoh yang benar? Apasjakah ynag dapat digunakan untuk thoharoh?
Ilustrasi Bersuci, Sumber: Pixabay
Yuk, kita simak artikel yang akan admin bagikan kali ini, Pengertian Thoharoh dan Serba Serbi di Dalamnya. 

Thoharoh merupakan rutinitas penting yang berhubungan dengan ibadah, oleh karena itu thoharoh disebut sebagai kuncinya solat seperti dalam hadis yang diriwayatkan Imam At-tirmidzi 

مفتاح الجنة الصلاة ومفتاح الصلاة الطهور

Artinya: "Kuncinya surga ialah salat dan kuncinya salat ialah thoharoh"

Dalam kitab At-taqrirot As-sadidah Syekh Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-kaaf mengutip definisi thoharoh miliknya Al-imam  An-nawawi dengan redaksi sebagai berikut:

"رفع حدث أو إزالة نجس أو في معناهما أو على صورتهما"

Artinya: "Suatu kegiatan menghilangkan hadas atau najis, atau yang semakna dengan keduanya, atau yang bentuknya sama dengan keduanya"

Dari definisi yang telah disebutkan, dapat diambil enam bagian dengan keterangan sebagai berikut:
  1. "Menghilangkan hadas" seperti wudlu dan mandi besar
  2. "Menghilangkan najis" seperti cebok menggunakan air, dan membasuh pakaian yang terkena najis.
  3. "Kegiatan yang semakna dengan menghilangkan hadas" seperti tayamum dan wudunya seseorang dalam kondisi darurat seperti saat terkena penyakit beser. Perlu diketahui bahwa kedua thoharoh ini tidak dapat menghilangkan hadas namun dalam kondisi tertentu dapat menggantikan wudlu atau mandi untuk mengesahkan salat dan ibadah-ibadah lain yang memerlukan wudu dan mandi.
  4. "Kegiantan yang semakna dengan menghilangkan najis" seperti cebok menggunakan batu. Hal ini tetap dikategorikan sebagai thoharoh meskipun pada nyatanya pengaruh najis tetap ada.
  5. "Kegiantan yang bentuknya sama dengan menghilangkan hadas" seperti mandi sunah bagi orang yang hendak menghadiri sholat jumat, wudlunya orang yang sudah punya wudu, membasuh tangan yang kedua dan ketiga kalinya saat wudlu. 
  6. "Kegiatan yang bentuknya sama dengan menghilangkan najis" seperti basuhan kedua dan ketiga saat menghilangkan najis hukmikyah.
Bentuk Kegiatan thoharoh
  1. Wudlu 
  2. Mandi 
  3. Tayamum 
  4. Menghilangkan najis
 Benda yang digunakan thoharoh 

1. Air mutlak 

Digunakan untuk wudu, mandi, cebok, dan menghilangkan najis.  

2. Debu 

Digunakan untuk tayamum, debu yang suci yang digunakan untuk tayamum. 

3. Batu 

Untuk alternatif cebok atau penyempurna.

4. Penyamak Kulit; 

Samak kulit yakni menggunakan segala benda yang memiliki rasa asam dan dapat menyisakan kulitnya saja seperti kotoran burung dara dan kayu trengguli.

Digunakan untuk menyamak kulit hewan yang mati tanpa disembelih secara syariat selain kulit babi dan anjing.


Demikian Kajian Tentang Pengertian Thoharoh dan Serba Serbi Di Dalamnya. Semoga dengan keterangan yang singkat ini dapat dipahami dengan mudah, untuk bab selanjuyna dapat ikuti terus Situs resmi kami Baitulmustaqim.com.

Ikuti pula Media Sosial kami :
Terimakasih, Wassalam ......Baitulmustaqim

Post a Comment for "Pengertian Thoharoh dan Serba Serbi di Dalamnya"