Muhadhoroh Akbar Sebagai Sarana Pelatihan Public Speaking Santri

Muhadhoroh Akbar Sebagai Sarana Pelatihan Public Speaking Santri


Kegiatan Muhadhoroh Akbar merupakan kegiatan rutin bulanan santri di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim. Kegiatan Rutin ini dilakukan setiap malam jum'at satu bulan sekali dari mulai jam 20.00 Hingga Selesai.


Kegaiatan Muhadhoroh digeler secara bertahap minggu pertama dan minggu kedua digelar per asrama masing-masing , di minggu ketiga digelar secara Akbar baik santri putra dan putri ikut melaksanakan kegiatan tersebut. Banyak hal yang bisa dipetik dari kegiatan Muhadhoroh ini sebagai sarana pelatihan untuk pembekalan para santri dalam keterampilan "Publick Speaking". 


Dalam sebuah pernyataan, dikenal sebuah istilah yang mengatakan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidaklah dimiliki setiap orang, karena kemampuan ini berkaitan erat dengan citra pribadi. Biasanya orang yang memiliki kemampuan ini sering berperan manjadi "pemimpin". 


Pondok Pesantren, dalam hal ini Pondok Pesantren Baitul Mustaqim  merespon hal tersebut dengan mengadakan sebuah kegiatan dimana setiap santri bisa belajar, berlatih, dan membiasakan diri untuk tampil atau berbicara didepan umum.




Muhadharah sering diartikan sebagai kegiatan latihan pidato semata. Namun di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim, kegiatan muhadhoroh dikembangkan menjadi beberapa hal yang lebih spesifik dan aplikatif dalam mempersiapkan para santriwan/santriwati ketika kelak terjun dimasyarakat. Hal ini bisa dilihat dari isi kegiatan dalam muhadhoroh yang beragam dan terperinci, seperti halnya mengangkat kegiatan tersebut dengan tema ; Walimatul ursy, walimatul khitan, walimatul haj dll. rangkaian acara tersebut diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alqur'an , Pembacaan sholawat atas nabi dan 'atiril , Mauidhotul hasanah dan diakhiri dengan Doa.


Dengan demikian pada akhirnya kita bisa menyatakan bahwa kegiatan muhadhoroh tidak hanya bermanfaat dalam kegiatan kepondokan saja. Muhadhoroh juga bisa membantu mewujudkan membentuk karakter santri . Manusia adalah makhluk pembelajar dan pihak Pondok sangat berharap Santri yang memiliki keterampilan atau mengikuti kegiatan muhadharah dengan baik, akan menjadi modal awal baginya untuk terjun ke masyarakat sesungguhnya. 

Apabila keberanian dan kemampuan yang dijalankan lewat kegiatan muhadhoroh ini dikembangkan dengan baik, maka akan semakin mendorong seorang santri untuk bisa mewujudkan cita-cita agungnya, yaitu menjadi Santri yang bangga akan kesantriannya dan menjadi Santri yang kesantriannya pantas untuk dibanggakan.


Demikian informasi yang dapat admin sampaikan , semoga bermanfaat bagi kita semua dan terus ikuti Blog https://www.baitulmustaqim.com/ untuk mendapatkan informasi terupdat.

2 Comments

Post a Comment

Previous Post Next Post